A. 10 poin ringkasan materi 10
Definisi sebagai Peta Jalan Intelektual: Proposal adalah rencana tertulis yang sistematis dan logis yang berfungsi sebagai panduan operasional mengenai apa, mengapa, bagaimana, dan kapan sebuah penelitian akan dilaksanakan.
Fungsi Cetak Biru (Blueprint): Proposal berfungsi sebagai desain detail pelaksanaan riset agar peneliti tetap terarah dan tidak tersesat di tengah proses penelitian.
Instrumen Persetujuan dan Pendanaan: Merupakan dokumen formal untuk mendapatkan izin dari pembimbing akademis serta alat seleksi ilmiah untuk memperoleh pendanaan dari lembaga donor (seperti LPDP atau BRIN).
Indikator Kesiapan Akademik: Kualitas proposal mencerminkan pemahaman mendalam peneliti terhadap topik, penguasaan teori, dan kejelian dalam merancang metodologi.
Elemen Judul dan Latar Belakang: Judul harus ringkas dan jelas, sementara latar belakang harus mampu menunjukkan urgensi serta kesenjangan (research gap) antara teori dan kenyataan.
Fokus pada Rumusan Masalah: Masalah penelitian harus diuraikan menjadi pertanyaan yang spesifik, terfokus, dan dapat dijawab melalui metode ilmiah yang dirancang.
Landasan Teori dan Tinjauan Pustaka: Berfungsi sebagai dasar konseptual dan bukti bahwa peneliti memahami posisi risetnya di antara penelitian-penelitian terdahulu.
Metodologi sebagai Inti Teknis: Bagian ini menentukan validitas riset melalui pemilihan pendekatan (Kuantitatif, Kualitatif, atau Campuran), penentuan populasi/sampel, serta teknik pengumpulan data.
Teknik Analisis Data: Proposal harus menjelaskan bagaimana data akan diolah, baik melalui uji statistik (kuantitatif) maupun reduksi dan penafsiran makna (kualitatif).
Etika dan Karakteristik Penulisan: Proposal yang baik harus bersifat logis, konsisten, menggunakan bahasa formal, serta mengikuti standar sitasi (seperti APA Style) untuk menjaga integritas akademik.
B. Pertanyaan Pemantik (Diskusi Awal)
Relevansi Sosial: Mengidentifikasi isu sosial atau lingkungan di sekitar yang mendesak namun masih minim perhatian akademis sebagai objek penelitian.
Jembatan Teori & Realitas: Menentukan teori dari mata kuliah yang paling tepat digunakan sebagai alat bedah (pisau analisis) untuk memahami masalah di lapangan.
Kredibilitas Data Awal: Menilai sejauh mana observasi dan wawancara singkat cukup kuat untuk membuktikan urgensi masalah dalam sebuah proposal.
Kontribusi Unik (Novelty): Menemukan nilai tambah atau kebaruan penelitian agar karya tersebut layak dipublikasikan dan berbeda dari penelitian terdahulu.
Mitigasi Etika: Mengantisipasi dilema etika seperti kerahasiaan subjek dan bias peneliti, serta menyusun rencana perlindungan terhadap responden.
C. Pertanyaan Reflektif (Penilaian Akhir)
Tantangan & Adaptasi: Mengevaluasi kendala terbesar dalam merumuskan metode dan bagaimana strategi tim berubah untuk mengatasi hambatan tersebut.
Sinergi Teori & Temuan: Meninjau kembali apakah data lapangan mendukung atau justru membantah asumsi teori yang digunakan di awal.
Dinamika Kolaborasi: Merefleksikan kontribusi individu dalam kelompok dan memetik pelajaran tentang kerja sama tim dalam proyek akademik yang kompleks.
Pengembangan Keterampilan: Mengidentifikasi kemajuan dalam kemampuan akademik, seperti berpikir kritis atau menulis ilmiah, yang dapat diterapkan di masa depan.
Potensi Dampak Nyata: Membayangkan satu dampak spesifik, baik berupa solusi praktis maupun kontribusi keilmuan, jika penelitian tersebut dipublikasikan.
No comments:
Post a Comment