A. 10 Poin Materi 12
Definisi dan Fungsi Laporan: Laporan adalah komunikasi tertulis objektif yang berfungsi sebagai dokumentasi, alat pertanggungjawaban (akuntabilitas), dasar pengambilan keputusan, dan sarana pengembangan ilmu pengetahuan.
Perbedaan Fokus Utama: Laporan kegiatan berfokus pada pelaksanaan program/acara (non-ilmiah), sedangkan laporan penelitian berfokus pada penemuan ilmiah dan pembuktian hipotesis melalui metodologi ketat.
Struktur Laporan Kegiatan: Mengutamakan aspek manajerial yang meliputi latar belakang, rincian pelaksanaan, realisasi anggaran (rencana vs realisasi), serta evaluasi berupa kendala dan saran.
Komponen Awal Laporan Penelitian: Bagian ini mencakup halaman judul, abstrak (ringkasan padat 200-300 kata tentang tujuan, metode, dan hasil), serta daftar kelengkapan administratif lainnya.
Pendahuluan dan Landasan Teori: Menjelaskan urgensi masalah (Bab I) serta menyediakan kerangka konsep dan tinjauan literatur (Bab II) untuk membandingkan studi saat ini dengan penelitian terdahulu.
Metodologi (Bab III): Bagian krusial yang merinci desain penelitian, populasi/sampel, teknik pengumpulan data, hingga teknik analisis data yang digunakan.
Hasil dan Pembahasan (Bab IV): Memisahkan antara penyajian data faktual (tabel/grafik) dengan interpretasi mendalam (diskusi) yang menghubungkan temuan dengan teori yang telah disusun.
Kesimpulan dan Saran (Bab V): Kesimpulan harus menjadi jawaban langsung atas rumusan masalah (bukan ringkasan bab), diikuti dengan saran praktis atau kebijakan untuk penelitian selanjutnya.
Etika Penulisan dan Sitasi: Wajib menghindari plagiarisme dengan melakukan parafrasa yang benar dan menggunakan gaya pengutipan konsisten (seperti APA atau Harvard) pada daftar pustaka.
Teknik Penyajian dan Bahasa: Data disajikan melalui tabel (detil numerik) atau grafik (tren), dengan bahasa yang baku, formal, objektif, dan hemat kata.
B. Pertanyaan Pemantik (Diskusi Awal)
-
Berita kesehatan menggunakan bahasa sederhana dan fokus pada dampak praktis, sedangkan jurnal kedokteran bersifat teknis, sistematis, dan ditujukan untuk kalangan akademik.
-
Banyak penelitian berakhir di perpustakaan karena keterbatasan publikasi populer, bahasa yang terlalu teknis, dan minimnya upaya diseminasi ke masyarakat luas.
-
Kesulitan menjelaskan pekerjaan kepada non-akademisi sering terjadi karena perbedaan latar belakang pengetahuan dan penggunaan istilah ilmiah yang kurang familier.
-
Judul artikel boleh menarik selama tetap mencerminkan isi dan tidak menyesatkan pembaca atau melebih-lebihkan temuan penelitian.
-
Tidak semua hasil penelitian dapat dijadikan artikel populer, terutama jika temuan terlalu teknis atau tidak memiliki relevansi langsung dengan kehidupan masyarakat.
C. Pertanyaan Reflektif (Penilaian Diri Akhir Proyek)
-
Tujuan menulis seharusnya untuk berbagi pemahaman dan pengetahuan, bukan sekadar menunjukkan kemampuan intelektual.
-
Kualitas tulisan dapat diukur dari kesediaan pembaca awam untuk meluangkan waktu membacanya karena isi yang jelas dan relevan.
-
Bagian penelitian yang paling menyentuh masyarakat adalah temuan yang berkaitan langsung dengan masalah nyata dan kebutuhan publik.
-
Pemberian kredit kepada pihak yang membantu penelitian penting sebagai bentuk etika akademik dan penghargaan atas kontribusi mereka.
-
Tulisan yang dikutip untuk tujuan bermanfaat menimbulkan rasa bangga dan menunjukkan bahwa penelitian memiliki dampak positif bagi orang lain.
No comments:
Post a Comment